arti rumah sebenarnya setelah kita pergi

ini pukul 01.28 baru saja teman yang sedang study di norwegia menanyakan pada saya kenapa belum tidur. hehehe inilah saya sering susah tidur akhir akhir ini.

sedikit bikin catatan disini tentang alasan saya sering jalan akhir akhir ini. saya juga bukan apa apa dibandingkan pelancong pelancong yang lain. sesekali saya memang jalan keluar untuk menemukan hal yang baru. Hal yang belum pernah saya temui secara langsung. saya juga belum jalan sejauh pelancong yang laen,  masih di seputaran pulau jawa bali lombok. kenapa? jujur buat jalan sejauh itu butuh budget yang tidak sedikit. saya belum punya budget sebanyak mereka. Alhamdulillah selama ini saya jalan pake duit sendiri, nggak tega minta orang tua cuma buat jalan yang mungkin pikir sebagian orang cuma buat buang duit (itu sebagian orang, sebagian kami bilang ini bukan sekedar senang senang). hmm keadaan yang membuat saya pengen jalan, ga bisa di pungkiri masa masa pengagguran seperti saya ini butuh sesuatu yang fresh, sesuatu yang baru. setelah spare waktu yang agak lama saya mesti menemukan titik yang namanya kejenuhan. berita, informasi, gambar, cerita orang tentang suatu tempat memang menginspirasi diri saya untuk jalan.

yahhhh saya jalan bukan untuk melarikan diri dari keadaan. bukan juga cuma sekedar senang senang atau memamerkan diri pada banyak orang kalo saya pernah pergi ke suatu tempat. buat apa juga saya pamer? di luar sana masi banyak orang yang hebat, para pelancong di luar sana yang mungkin pernah menjejakkan kakinya kemanapun. bukan.. bukan itu…  saya ingin melihat tempat baru.. suasana baru.. menengok lebih jauh dunia luar. tidak mungkin juga kita terisolir dalam rutinitas kehidupan yang ini itu melulu. yaaaa.. jalan juga sebagai sarana bagi saya untuk mengenal diri sendiri lebih jauh. proses intropeksi dan semacamnya. jalan bagi saya sebetulnya juga mengajarkan bagaimana bersyukur. bagaimana berbenah, bagaimana bersikap. hmmm alasan yang laen apa yaaaa? hehehe

Pada saat jalan pasti teringat akan rumah, apapun itu kondisnya. Rumah memang tiada duanya, rasa nyaman rasa aman bakal kita rasain setelah kita pergi. jadi kita ga bakal bisa ngrasain arti rumah yang sebenarnya kalo kita ga pernah pergi. sejauh apapun kita pergi rumah dan keluarga masih menjadi tempat yang nyaman buat kita singgahi.

sampai jumpa lagi di tempat yang baru

2 thoughts on “arti rumah sebenarnya setelah kita pergi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s